'Saudara' adalah hubungan nasab (keturunan), saudara kandung adalah bermaksud saudara seibu sebapa. Persaudaraan atau ukhuwah adalah sifat yang ada pada hubungan keturunan tersebut yang berbentuk perasaan saling menyayangi, saling membantu karena naluri dan perasaan tanggung jawab yang ikhlas. Allah membuat ketentuan bahwa orang-orang beriman itu adalah bersaudara dengan itu menyatakan bahwa hubungan aqidah mempunyai hubungan yang rapat seperti saudara nasab, dengan tujuan timbul rasa persaudaraan, yaitu saling mencintai, saling membantu dan bekerjasama diantara orang-orang beriman didalam mematuhi perintah Allah.
Firman Allah SWT:
“Dia lah yang telah mengutuskan dalam kalangan orang-orang (Arab) yang Ummiyyin, seorang Rasul (Nabi Muhammad s.a.w) dari bangsa mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah (yang membuktikan keesaan Allah dan kekuasaanNya), dan membersihkan mereka (dari iktiqad yang sesat), serta mengajarkan mereka Kitab Allah (Al-Quran) dan Hikmah (pengetahuan yang mendalam mengenai hukum-hukum syarak). Dan sesungguhnya mereka sebelum (kedatangan Nabi Muhammad) itu adalah dalam kesesatan yang nyata”.
Comments Off
Manusia memiliki sifat beragama yang semula jadi. Ketika manusia mengenal Tuhannya maka sebenarnya ia kembali kepada asal kejadiannya, kepada fitrahnya. Islam adalah agama yang mengekalkan fitrah suci yang Allah tetapkan dalam diri manusia. Islam juga adalah agama yang sesuai dengan fitrah kejadian manusia dan bukan yang melawan atau bertentangan dengan fitrah. Kerana sesuai dengan fitrah kejadiannya inilah maka dengan mengikuti agama sebenar manusia akan menemui kebahagiaan yang sejati. Sebaliknya dengan mengikuti agama dan cara hidup yang salah dan keliru maka ...
Manusia telah diciptakan oleh Allah SWT dengan tujuan yang telah ditentukanNya, iaitu untuk menjadi hambaNya dan khalifahNya di muka bumi. Allah telah menciptakan Adam dari tanah liat, walaupun dari tanah namun ia telah menerima ruh daripada Allah SWT yang menjadikannya makhluk yang istimewa. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai sebaik-baik kejadian (ahsanu taqwim), secara fizikalnya ia lebih baik dari makhluk-makhluk yang lain. Lebih dari itu, ia juga memiliki aspek rohani dan intelek yang tidak dimiliki oleh ciptaan Allah yang lain. Manusia ...
Pluralisme agama muncul di Barat pada abad ke-20 sebagai satu usaha menangani sikap tidak toleran masyarakat beragama (religious intolerance), baik sesama penganut Kristian -Katholik, Protestan, Mormon dll.- mahupun antara penganut Kristian dengan penganut Yahudi (antisemitism). Wacana Pluralisme agama kemudian dikembangkan oleh golongan perennialis bermula pada tahun 40an apabila Rene Guenon (1886-1951) dan Ananda Coomaraswamy (1877-1947), seorang profesor di Harvard memperkenalkan Perennial Philosophy dan mengemukakan doktrin agama abadi, eternal religion (Sanatana Dharma) yang diambil dari Hindu Vedantis. Falsafah ini kemudian dibangunkan ...
Allah SWT berfirman dalam Surah al-Hashr ayat 22-24:
“Dia lah Allah, yang tidak ada Tuhan melainkan Dia; Yang Mengetahui perkara yang ghaib dan yang nyata; Dia lah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
Dia lah Allah, yang tidak ada Tuhan melainkan Dia; Yang Menguasai (sekalian alam); Yang Maha Suci; Yang Maha Selamat Sejahtera (dari segala kekurangan); Yang Maha Melimpahkan Keamanan; Yang Maha Pengawal serta Pengawas; Yang Maha Kuasa; Yang Maha Kuat (menundukkan segala-galanya); Yang Melengkapi segala KebesaranNya. Maha Suci Allah dari segala ...
Allah SWT berfirman dalam Surah al-Nisa’ ayat 174:
“Wahai sekalian umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu: Bukti dari Tuhan kamu, dan Kami pula telah menurunkan kepada kamu (Al-Quran sebagai) Nur (cahaya) yang menerangi (segala apa jua yang membawa kejayaan di dunia ini dan kebahagiaan yang kekal di akhirat kelak)”.
Kita semua tahu betapa besarnya peranan ulama' khususnya dari keturunan Rasulullah dalam menyebarkan Islam di Tanah Melayu. Umat Islam pada umumnya dan di kepulauan Melayu khususnya perlu bersyukur dan merasa beruntung kerana ...
Aku ingin meniti jalan kebenaran
tanpa tergelincir dalam penyimpangan.
Namun aku dihadapkan dengan beragam pilihan.
Aku melihat segolongan orang mengaku diri mereka Salafi
yang berusaha meluruskan masyarakat agar mengikuti sepenuhnya Kitab
Suci,
kerana masyarakat hanya faham perkara ibadah
dan kurang memahami persoalan aqidah
akhirnya mereka terperangkap dalam masalah khilafiyah
dan meninggalkan persoalan- persoalan yang lebih besar.
Ideologi Politik menjadi kurang penting bagi mereka,
mereka cenderung mendukung ideologi penguasa
demi memudahkan penyebaran fahaman.
Thamarat al-Muhimmah
menghuraikan perkara-perkara yang berkaitan dengan raja (pemerintah) dan
pemerintahannya serta menghuraikan sifat-sifat terpuji (mahmudah) dan
sifat-sifat tercela (mazmumah) seseorang pemerintah. Kandungan teks ini meliputi tiga bab dan beberapa fasa serta beberapa
bahagian lain dan furuk.
Menurut Abu Hasan Sham, et.al. (1995) bahagian mukadimah teks ini membincangkan
kelebihan ilmu dan menjadi kemurkaan Allah sekiranya pembesar ketandusan ilmu.
Hukuman atau balasan yang setimpal akan dikenakan terhadap hambanya yang ingkar
kepada kitab yang diturunkan oleh Allah. Secara tidak langsung ianya membawakan
ingatan kepada golongan pemerintah (raja) betapa perlunya ilmu ...
Sumber: Prof. Dr. Hamka.
Tahun 1968 yang baru kita lalui adalah tahun yang luar biasa. Di tahun 1968 kita berhari raya Idul Fitri samapai dua kali, yaitu 1 Januari 1968 dan 21 Desember 1968.
Maka timbullah inspirasi pada beberapa orang Kepala Jawatan dan juga pada beberapa orang Menteri Kabinet
Pembangunan, dan keluarlah perintah supaya peringatan halal bi halal
Idul Fitri dan hari Natal digabungkan jadi satu. Diadakan pertemuan
serentak disatu tempat, biasanya biasanya dijawatan-jawatan, dan
departemen-departem en; "Lebaran-Natal" . Maka tersebutlah perkataan
bahwasannya bapak Kepala Jawatan atau ...