All posts in Fiqh Kebangkitan
Oleh: Hermanto Harun
Membicarakan dinamika politik, agaknya selalu up to
date, hangat dan mengasyikkan. Ini mengingat, isu politik seolah tidak lagi
menjadi dominasi obrolan kaum elit, walaupun, pion catur politik tetap dikuasai
dan masih dijarah oleh kaum elitis, penguasa dan politisi yang bergelimang di
lingkungan kekuasaan. Walau demikian, arena
politik tetap saja membius masyarakat awam, menghipnotis kesadaran tentang
hak-hak primer mereka yang semakin hari terus mengalami pengikisan. Alam sadar
rakyat seolah terlena oleh gempitanya reformasi, yang seakan menjanjikan
terjadinya perubahan di segala level kehidupan dalam bernegara bangsa. Meskipun
akhirnya, riuh ...
Dec 30, 2009 // Fiqh Kebangkitan // Khairaummah.com
Dalam sebuah khutbah seorangkhatib sempat memberikan pandangan peribadi mengenai kekalahan Hamas diPalestin. Pandangannya ini jelas menunjukkan cara berfikirnya yang aneh. Iamengatakan bahawa punca kekalahan Hamas melawan Israel adalah kerana Hamastidak memakai serban. Dari pemerhatiannya ia mendapati bahawa Hizbullah menangmelawan Israel kerana Hizbullah memakai serban. Jelas sekali ia adalah pandangan yang tidak rasional. Sukar rasanyauntuk dipercaya pandangan tidak rasional ini keluar dari mulut seorang yangberpendidikan sepertinya. Walaupun pengetahuan tentang agamanya cukup bagus,begitu juga ilmu akademiknya, namun ternyata hal tersebut tidak dapatmenghalangnya dari ...
Feb 10, 2009 // Fiqh Kebangkitan // Khairaummah.com
Wacana kebangkitan Ummah sering dilontarkan oleh para cendekiawan Muslim dan ide-ide yang diberikan selalunya berbeda dan bahkan kadang-kadang bertolak belakang. Memang terlalu banyak masalah umat Islam ini, maka solusi untuk berbagai permasalahan itu tentunya beragam juga. Apakah ada jalan untuk menggabungkan ide-ide tersebut dan bagaimanakah kita dapat secara cerdas menanggapi dan melaksanakannya? Walaupun sudah lebih seratus tahun wacana kebangkitan Ummah (al-sahwah al-Islamiyyah) dikumandangkan, namun umat Islam masih lemah, mundur dan ketinggalan. Mengapakah nasib umat ini masih tidak berubah? Mengapakah usaha-usaha ...
Jan 07, 2009 // Fiqh Kebangkitan // Dr Khalif Muammar
Sistem dualisme pendidikan menjadikan jurang antara “golongan agama” dengan golongan umum semakin besar. Satu fenomena yang tidak dapat dipungkiri ialah kemunculan golongan agama yang tidak tahu-menahu ilmu-ilmu dunia dan golongan umum yang tidak tahu tentang agama kecuali sedikit. “Golongan agama” ini semakin terpisah dan terasing dalam dunia dan tugasnya. Sedangkan golongan umum semakin bebas dan berwenang dalam dunia dan tugasnya. “Golongan agama” menganggap golongan umum jahil, golongan umum pula menganggap golongan agama kolot dan tidak relevan.
Oct 03, 2008 // Fiqh Kebangkitan // Khairaummah.com







